Visitors :

 


Jerawat, Si Perusak Penampilan

oleh Prof.Dr.dr. Maya Devita Lokanata, SpKK

Jerawat adalah kelainan kulit yang disebabkan oleh adanya penyumbatan kelenjar lemak (kelenjar sebasea), sering diderita oleh kaum remaja dan kadang-kadang oleh orang dewasa. Jerawat sering terdapat di muka, leher, dada atas, punggung, dan lengan atas.

Faktor-faktor yang berperan timbulnya jerawat adalah :
1. Faktor genetik atau keturunan.
2. Faktor hormonal.
3. Kosmetik yang kadar lemaknya tinggi seperti pelembab atau moisturizing, foundation , serta pemakaian scrub.
4. Makanan yang banyak mengandung lemak seperti kacang-kacangan, coklat, mentega, keju, gorengan, daging kambing, daging babi, makanan yang banyak bumbu seperti sambal, makanan bersantan, serta buah duren, mangga, alpukat, nangka dll.
5. Kebersihan wajah yang kurang.
6. Kurang tidur atau kurang istirahat.
7. Stress.
8. Kesulitan buang air besar.
9. Sering memegang, memencet, atau menggosok jerawat.
10. Pergesekan rambut atau pemakaian handuk secara kasar.

Tujuan pengobatan jerawat adalah :
1. Mencegah jerawat tidak menjadi parah dan komplikasinya berupa infeksi  sekunder, jaringan parut atau bopeng serta keloid akibat pengobatan yang salah.
2. Menambah rasa percaya diri karena wajah bebas dari jerawat.
 
Prinsip pengobatan jerawat yang tepat adalah :
1. Menghilangkan penyumbatan kelenjar lemak dengan obat pengelupasan kulit.   Proses pengelupasan kulit ini bertujuan menghilangkan sel-sel kulit mati, sehingga menghilangkan sumbatan kelenjar lemak dan wajah yang kusam menjadi cerah dan bersih.
2. Membersihkan kulit wajah agar bebas jerawat.
3. Menghaluskan kulit wajah yang rusak oleh noda(flek) dan cacat (bopeng) yang terjadi akibat pengobatan yang salah.

Usaha pencegahan timbulnya kekambuhan jerawat adalah :
1. Selalu menjaga kebersihan wajah secara teratur, tepat dan baik
2. Menghindari semua faktor-faktor penyebab timbulnya jerawat seperti :
   - Memegang, memencet atau menggosok jerawat.
   - Pemakaian kosmetik seperti pelembab atau moisturizing, day cream, night cream, foundation, cleansing cream yang akan mengakibatkan penyumbatan pori-pori, pemakaian scrub yang akan mengakibatkan kerusakan kulit wajah dan mempermudah terjadinya infeksi sekunder yang akan memperburuk jerawat.
   - Pemakaian sabun anti septik atau medicated soap yang sering mengakibatkan iritasi kulit.
   - Membersihkan atau mencuci wajah dengan air panas.
   - Melakukan kegiatan termasuk olah raga di bawah sinar matahari yang terik yang dapat memperburuk jerawat.
   - Makanan yang banyak mengandung lemak seperti kacang-kacangan, coklat, mentega, keju, goreng-gorengan, daging kambing, daging babi, makanan yang banyak bumbu seperti sambal, makanan bersantan, buah duren, mangga, alpukat, nangka dll.
   - Stress.
3. Istirahat atau tidur yang cukup.
4. Berusaha melakukan buang air besar secara teratur setiap hari.
5. Pasien wanita yang mengalami kekambuhan jerawat setiap menjelang dan setelah haid perlu penanganan khusus.
6. Makan makanan berkadar lemak rendah seperti daging sapi, ikan, ayam, susu non-fat. kukusan atau rebus serta banyak makan sayuran dan buah-buahan.

Usaha menghilangkan cacat atau bopeng akibat jerawat :
1. Dapat dengan menggunakan obat oles yang dapat digunakan di rumah.
2. Bila usaha di atas tidak berhasil, dapat dilakukan tindakan chemical peeling, mikrodermabrasi oleh dokter spesialis Kesehatan Kulit dan Kelamin yang berpengalaman.


Copyright 2008 by Rumah Sakit Royal Taruma
Best view with IE 6.0
1024 x 768 screen Resolution