Hubungi IGD & Ambulance

Cari Dokter

HUBUNGI KAMI
Pneumonia Pada Orang Dewasa
Pneumonia Pada Orang Dewasa
dr. Angelin Putri Gozali

1.       

2.      Memiliki riwayat penyakit, termasuk diabetes atau penyakit jantung

3.      Memiliki sistem imun yang lemah seperti HIV, transplan organ, kemoterapi atau penggunaan steroid jangka panjang.

4.      Memiliki kesulitan batuk oleh karena stroke, penggunaan alcohol atau sedasi dengan obat dan mobilitas terbatas.

5.      Terinfeksi virus saluran napas bagian atas, oleh karena influenza.

 

PENYEBAB

Pneumonia dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, dari virus, bakteri, jamur hingga parasit. Untuk pneumonia yang disebabkan oleh virus paling sering disebabkan oleh virus covid,, influenza, virus parainfluenza, adenovirus, rhinovirus hingga respiratory synctial virus.

 

Sedangkan untuk pneumonia yang disebabkan oleh bakteri dapat dipicu oleh infeksi Mycoplasma pneumonia, Streptococcus pneumonia (pneumococcus), Haemophilus influenzae, Chlamydia pneumonia, dan bakteri lainnya. 

 

Untuk pneumonia yang disebabkan oleh jamur, biasanya jarang terjadi namun berkaitan erat dengan menurunnya kekebalan tubuh seperti pada penderita HIV/AIDS, transplantasi organ atau menunggu kemoterapi.

 

Selain virus, bakteri dan jamur, penumonia juga dapat disebabkan oleh infeksi parasit. Meskipun pneumonia jenis ini cenderung lebih jarang ditemukan.

 

GEJALA KLINIS

Pneumonia merupakan infeksi pada paru-paru, maka gejala yang ditimbulkan berkaitan erat dengan sistem pernapasan. Gejala yang ditimbulkan dapat sangat bervariasi dari ringan hingga sangat berat. Hal ini dapat dipengaruhi oleh mikroorganisme yang menyebabkan pneumonia dan kekebalan tubuh. 

 

Umumnya gejala pneumonia antara lain demam (hingga suhu 38°C) hingga menggigil. Pada kondisi yang berat dapat disertai dengan sesak napas, nyeri dada dengan peningkatan denyut jantung dan laju napas, penurunan kesadaran, dan batuk dengan produksi sputum hijau atau kuning. Beberapa gejala lain yang dapat timbul, antara lain : batuk darah, nyeri otot, lemah, sakit kepala, mual muntah dan diare.

 

PEMERIKSAAN PENUNJANG

 

Pneumonia biasanya didiagnosis dengan riwayat medis dan pemeriksaan fisik serta rontgen dada. Kebutuhan untuk pengujian lebih lanjut bergantung pada tingkat keparahan penyakit dan risiko komplikasi yang dialami orang tersebut.

 

1.      Rontgen dada — Jika dokter menduga Anda menderita pneumonia berdasarkan gejala dan pemeriksaan, ia mungkin akan meminta rontgen dada untuk melihat paru-paru Anda. Dalam kasus tertentu, ia mungkin juga meminta pemeriksaan pencitraan lain, seperti pemindaian tomografi terkomputasi (CT).

2.      Pemeriksaan dahak — Terkadang, dokter mungkin juga menguji dahak Anda. Pemeriksan dahak memerlukan sampel dahak (lendir yang Anda batukkan). Kultur dahak digunakan untuk mengidentifikasi mikroorganisme yang menyebabkan pneumonia dan dapat membantu menentukan antibiotik mana yang terbaik. Ada juga pengujian yang dapat mengidentifikasi mikroorganisme tertentu dalam dahak dan spesimen nasofaring

3.      Pemeriksaan urine — pemeriksaan urine dapat membantu mendiagnosis pneumonia yang disebabkan oleh dua bakteri, Streptococcus pneumoniae dan Legionella pneumophila.

4.      Pemeriksaan darah — Orang yang dirawat di rumah sakit memerlukan pemeriksaan darah, termasuk hitung sel darah lengkap (CBC) dan sering kali kultur darah. CBC mengukur jumlah berbagai jenis sel darah, termasuk sel darah putih (WBC); sel-sel ini bertambah jumlahnya saat terjadi infeksi bakteri. Peningkatan jumlah WBC merupakan salah satu indikator bahwa infeksi bakteri, termasuk pneumonia, mungkin terjadi. Kultur darah digunakan untuk menentukan apakah infeksi telah menyebar dari paru-paru ke aliran darah. Ini melibatkan pengambilan sampel darah dari vena dan mengujinya untuk bakteri.

5.      Pengukuran oksigen darah — Pneumonia dapat menurunkan jumlah oksigen yang beredar dalam darah. Akibatnya, kadar oksigen darah sering diukur dengan klip kecil yang dipasang di jari atau telinga Anda. Pada orang yang lebih sakit, kadar oksigen dapat diukur dengan mengambil sampel darah dari arteri untuk pengujian.

6.      Bronkoskopi — Orang yang awalnya mengalami pneumonia berat atau yang tidak membaik (atau memburuk) selama dirawat di rumah sakit meskipun telah diobati dengan antibiotik mungkin memerlukan pengujian lebih lanjut dengan bronkoskopi. Untuk prosedur ini, dokter memasukkan tabung tipis dan fleksibel melalui hidung atau mulut Anda dan ke dalam trakea Anda. Tabung tersebut memiliki kamera di ujungnya, yang memungkinkan dokter untuk melihat bagian dalam trakea, bronkus, dan paru-paru Anda; mengumpulkan sampel cairan atau biopsi (sampel jaringan kecil); dan menentukan apakah ada penyebab infeksi yang mendasarinya, seperti pertumbuhan atau benda asing yang terhirup.

 

TATALAKSANA

Terapi dan tatalaksana kasus pneumonia pada sangat dipengaruhi oleh penyebab dan tingkat keparahan gejala yang dialami. Tujuan terapi adalah untuk menangani infeksi dan mencegah komplikasi.

 

Terapi utama yang dilakukan adalah pemberian antibiotik sesuai dengan organisme yang mungkin pemnyebabkan pneumonia, atau terapi empirik. Beberapa pasien dapat dirawat di rumah dengan pemberian antibiotik oral. Namun, pada beberapa pasien dengan risiko tinggi pasien dapat dirawat di RS. Di RS pasien akan di pantau denyut jantung, laju napas, suhu dan kadar oksigen. Terapi suportif akan diberikan sesuai dengan keluhan pasien.

 

Terapi oksigen diberikan pada pneumonia yang disertai dengan sesak napas dan penurunan saturasi oksigen. Pada beberapa pasien yang mengalmi kesulitan bernapas perlu dipasang alat bantu napas yang disebut ventilator.

 

Lama perawatan di RS berbeda-beda bergantung dari respon pasien terhadap pengobatan dan riwayat penyakit pasien. Selama perawatan pasien harus mendapatkan istirahat yang cukup, minum air putih yang banyak untuk mencegah dehidrasi. Setelah perawatan di RS bila pasien pulang harus melakukan kontrol sesuai anjuran dokter.

 

Selain itu, jika disertai dengan mengi dan dahak yang sulit untuk dikeluarkan, dokter dapat menyarankan terapi nebulasi. Terkait frekuensinya sangat dipengaruhi oleh kondisi dan derajat keparahan gejala saat ini.

 

Untuk terapi definitif, sangat penting untuk dapat mengetahui mikroorganisme utama penyebab pneumonia. Jika disebabkan oleh bakteri, maka akan diberikan antibiotik. Jika disebabkan oleh jamur, dapat diberikan anti jamur. Sedangkan pada infeksi virus, bila diperlukan dapat diberikan antivirus.

 

Pada pneumonia yang disebabkan oleh bakteri, jika sudah diberikan antibiotik namun gejala tidak kunjung membaik, perlu curiga adanya resistensi antibiotik. Oleh karena itu, pemeriksaan lebih lanjut dapat dilakukan untuk dapat mengetahui alternatif antibiotik lain yang dapat diberikan sehingga terapi lebih efektif.

 

PENCEGAHAN

Pneumonia adalah penyakit umum yang dapat serius atau bahkan mengancam jiwa. Tidak semua kasus pneumonia dapat dicegah, tetapi mengambil tindakan tertentu dapat membantu. Untuk membantu mencegah pneumonia, Anda harus:

·         Mendapatkan vaksinasi à vaksi pneumococcal, influenza dan COVID.

·         Berhenti merokok

·         Jangan minum terlalu banyak alcohol

·         Menjalani gaya hidup sehat, termasuk mengonsumsi makanan sehat dan melakukan aktivitas fisik secara teratur

·         Mengontrol kondisi medis lainnya, seperti diabetes, jika Anda mengalaminya

Daftar Pustaka

1.      File Tm. Patient education : Pneumonia in adults (Beyond the basics). UpToDate. 2025. Available from : https://www.uptodate.com/contents/pneumonia-in-adults-beyond-the-basics

2.      CDC. About Pneumonia. 2024. Available from : https://www.cdc.gov/pneumonia/about/index.html

3.      NICE. Pneumonia in adults: diagnosis and management. London: National Institute for Health and Care Excellence (NICE); 2023 Oct 31. (NICE Guideline, No. 191.) Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK552669/

4.      Musher DM. Patient Education : Pneumonia prevention in adults (Beyond the basic). UpToDate. 2025. Available from : https://www.uptodate.com/contents/pneumonia-prevention-in-adults-beyond-the-basics#H1766655331 

Kembali